IMPLEMENTASI PELAPORAN PENDERITA TUBERKULOSIS PADA SISTEM INFORMASI TUBERKULOSIS (SITB) DI PUSKESMAS TASIKMADU

Putri, Amalia Kurnia (2026) IMPLEMENTASI PELAPORAN PENDERITA TUBERKULOSIS PADA SISTEM INFORMASI TUBERKULOSIS (SITB) DI PUSKESMAS TASIKMADU. Diploma thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar.

[thumbnail of COVER DAFTAR ISI LEMBAR KPP] Text (COVER DAFTAR ISI LEMBAR KPP)
COVER.pdf

Download (574kB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN PERSETUJUAN KEASLIAN] Text (LEMBAR PENGESAHAN PERSETUJUAN KEASLIAN)
PENGESAHAN PERSETUJUAN ERNYATAAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (366kB)
[thumbnail of BAB 1 BAB 2 BAB 3] Text (BAB 1 BAB 2 BAB 3)
BAB 1 2 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (297kB)
[thumbnail of BAB 4 BAB 5] Text (BAB 4 BAB 5)
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN)
DAPUS LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronis menular yang masih merupakan masalah
kesehatan masyarakat di Indonesia, sehingga diperlukan sistem pencatatan dan pelaporan yang
terintegrasi melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB). Berdasarkan hasil survei pendahuluan,
jumlah kasus tuberkulosis tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 158,39 %, dalam pelaporan data
pada SITB petugas masih merangkap tugas yang lain, adanya keterbatasan fitur pada SITB dan petugas
belum mendapatkan pelatihan teknis terkait penggunaan SITB. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui implementasi pelaporan penderita TB pada SITB. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan
pendekatan cross sectional. Subjek penelitian yaitu petugas penanggung jawab program TB dan petugas
laboratorium. Objek penelitian pelaksanaan pelaporan penderita TB pada Sistem Informasi Tuberkulosis
(SITB). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tidak terstruktur dan observasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sumber data pelaporan berasal dari screening mandiri dan jejaring
puskesmas. Tahapan pelaporan dimulai dari penemuan kasus secara pasif dan aktif, dilanjutkan dengan
tahap screening, penetapan terduga TBC, pemeriksaan laboratorium, hingga pelaporan melalui SITB,
data pelaporan dimanfaatkan untuk monitoring, evaluasi program, dan pemetaan kasus, serta digunakan
oleh pihak eksternal seperti kader dan organisasi non-pemerintah. Kendala yang ditemukan meliputi
petugas yang merangkap tugas lain (double job) dan belum mendapatkan pelatihan, serta keterbatasan
fitur pada SITB. Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi pelaporan SITB di Puskesmas
Tasikmadu belum berjalan optimal karena masih terdapat kendala pada aspek sumber daya manusia dan
sistem. Disarankan adanya pengoptimalisasian dan peningkatan kompetensi petugas melalui pelatihan
teknis terkait penggunaan SITB.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu Kesehatan > 610.28 Rekam Medis
800 Literature & Rhetoric (Sastra) > 808 Penulisan & Retorika > Karya Tulis Ilmiah
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Rekam Medis dan Informasi
Depositing User: Amalia Putri
Date Deposited: 22 Jul 2026 06:27
Last Modified: 22 Jul 2026 06:27
URI: https://eprints.stikesmhk.ac.id/id/eprint/279

Actions (login required)

View Item
View Item