Wuendi, Bunga Kharisma (2026) STUDI RETROSPEKTIF: ANGKA MORBIDITAS PASIEN RAWAT INAP SPINAL STENOSIS LUMBAR REGION RUMAH SAKIT ORTOPEDI SURAKARTATAHUN 2025. Diploma thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar.
COVER_BUNGA KHARISMA WUENDI.pdf
Download (458kB)
LEMBAR PEGESAHAN_BUNGA KHARISMA WUENDI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
BBAB 123_BUNGA KHARISMA WUENDI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
BAB 4 NEW_BUNGA KHARISMA WUENDI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
BAB 5_BUNGA KHARISMA WUENDI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
DAFTAR PUSTAKA_BUNGA KHARISMA WUENDI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (144kB)
LAMPIRAN_BUNGA KHARISMA WUENDI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Lumbar Spinal Stenosis (LSS) merupakan suatu kondisi penyempitan kanalis spinalis atau foramen intervertebralis pada daerah lumbar disertai penekanan saraf yang keluar dari foramen tersebut (Apsari et al., 2026). Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan di Rumah Sakit Ortopedi Surakarta tahun 2024, terdapat 306 kasus LSS dengan klasifikasi kasus berdasarkan jenis kelamin diketahui lebih dominan laki-laki sebanyak 157 kasus. Tingginya kasus tersebut menunjukkan pentingnya dilakukan kajian lebih lanjut terkait karakteristik pasien dengan diagnosis LSS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis angka morbiditas pasien rawat inap LSS berdasarkan karakteristik usia, jenis kelamin, dan jenis perawatan di Rumah Sakit Ortopedi Surakarta tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien rawat inap tahun 2025 sebanyak 477 pasien terdiagnosis LSS dari total 10.810 pasien rawat inap tahun 2025. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa morbiditas pasien LSS sebesar 4,41%. Kasus tertinggi ditemukan pada kelompok usia 45–59 tahun sebanyak 235 pasien dan didominasi oleh perempuan. sebanyak 268 pasien. Sebagian besar pasien menjalani tindakan operatif, dengan tindakan terbanyak yaitu lumbar and lumbosacral fusion posterior technique. Simpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa LSS lebih banyak terjadi pada kelompok usia 45-59 tahun dan didominasi perempuan. Oleh karena itu, perlu dilakukan optimalisasi skrining dini pada pasien dengan keluhan nyeri punggung bawah di poli subspesialis spine serta penguatan program edukasi kesehatan pada kelompok usia produktif dan lanjut usia mengenai LSS, penerapan postur tubuh ergonomis dalam aktivitas sehari-hari termasuk teknik mengangkat beban yang benar, dan pengelolaan aktivitas fisik yang tepat melalui media sosial resmi Rumah Sakit Ortopedi Surakarta guna meningkatkan upaya pencegahan dan deteksi dini LSS.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology and Applied Sciences (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu Kesehatan > 610.28 Rekam Medis 800 Literature & Rhetoric (Sastra) > 808 Penulisan & Retorika > Karya Tulis Ilmiah |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Rekam Medis dan Informasi |
| Depositing User: | Bunga Stikes Mitra Husada Karanganyar Wuendi |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 06:11 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 06:11 |
| URI: | https://eprints.stikesmhk.ac.id/id/eprint/287 |
